Zelenskyy yakin Rusia berbagi teknologi jet-drone dengan Korea Utara, bikin Ukraina kewalahan
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengaku yakin Rusia mungkin telah berbagi teknologi jet-drone dengan sekutu lamanya, Korea Utara.
Dalam beberapa pekan terakhir, Rusia telah meningkatkan penggunaan jet-drone secara tajam terhadap Ukraina, yang sejauh ini tidak memiliki cara efektif untuk melawannya selain menggunakan pesawat tempur.
Korea Utara diketahui memasok Rusia dengan jutaan peluru artileri, dan sejak itu menyediakan rudal balistik yang secara teratur digunakan Moskow untuk menyerang kota-kota Ukraina.
Ketika ditanya apakah Rusia telah berbagi teknologi di balik generasi terbaru jet-drone bertenaga jet dengan Korea Utara, Zelenskyy mengatakan kepada wartawan: "Ya, tentu saja."
“Mereka (Rusia) berbagi semua teknologi dengan Korea Utara. Saya tidak tahu tentang rudal balistik dan lain-lain, tetapi saya pikir, ya, karena Korea Utara membantu mereka dengan rudal,” ujar Zelenskyy, Minggu (4/10/2026), dilansir Al Arabiya.
Korea Utara Diduga Dapat Bantuan Rusia
Korea Selatan dan negara-negara Barat sebelumnya telah menyuarakan kekhawatiran bahwa Korea Utara mungkin mendapatkan bantuan pengembangan senjata dari Rusia sebagai imbalan atas bantuannya di Ukraina.
Mengingat, ribuan tentara Korea Utara dikirim ke Rusia untuk mendapatkan pengalaman tempur dalam perang tersebut.
Sementara itu, Korea Selatan dan Ukraina telah terlibat dalam perselisihan diplomatik sejak Zelenskyy mengumumkan di Majelis Umum PBB bulan lalu bahwa Ukraina telah memindahkan dua tawanan perang Korea Utara yang ditangkap saat berperang untuk Rusia ke Korea Selatan.
Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, mengancam akan mengambil tindakan yang tidak ditentukan terhadap Ukraina kecuali Kyiv mengakui perjanjian kerahasiaan yang menurut Seoul mencakup transfer tersebut dan mengeluarkan permintaan maaf.
“Korea Selatan meminta kami untuk memberi mereka tentara Korea Utara. Ngomong-ngomong, menurut konstitusi mereka, mereka adalah warga negara mereka, jadi kami memberi mereka dua orang ini,” kata Zelenskyy, tanpa menyinggung komentar Lee.
Rusia Gunakan Seluruh Persenjataan
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan Rusia akan menggunakan seluruh persenjataan yang dimilikinya untuk mempertahankan wilayah Kaliningrad jika menghadapi ancaman dari negara lain.
Berbicara kepada media Vesti, Peskov mengatakan bahwa Rusia tidak mengancam akan menggunakan senjata nuklir, seperti yang digambarkan oleh negara-negara Barat.
“Kami mengatakan bahwa ini adalah wilayah Rusia, dan jika terjadi ancaman – dan kami telah mendengar banyak pernyataan dari orang-orang yang gegabah di Polandia dan negara-negara lain – Rusia akan menggunakan seluruh persenjataan yang dimilikinya. Ini sama sekali bukan ancaman,” katanya, Minggu, dikutip dari Anadolu Agency.
Beralih ke Ukraina, Peskov mengatakan Rusia akan terus berperang selama resolusi damai untuk perang tersebut masih belum memungkinkan, sambil menekankan bahwa Moskow menganggap penyelesaian melalui negosiasi lebih baik.
“Kami menginginkan perdamaian, dan bagi kami lebih baik mencapainya melalui cara damai. Tetapi selama hal ini tidak mungkin, kami akan berjuang dan terus berjuang tanpa henti."
"Mereka yang menganggap mungkin untuk membuat rencana untuk memberikan pukulan telak kepada Rusia akan membayar harganya, seperti yang sedang dialami Ukraina sekarang,” jelasnya.
Peskov juga mengatakan Rusia siap berperang bahkan untuk 0,01 persen wilayah Donetsk di Ukraina timur.
“Meskipun hanya setengah persen, atau seperseratus persen – ini adalah Federasi Rusia. Tidak ada yang perlu dibahas di sini,” tambah dia.
0 Response to "Zelenskyy yakin Rusia berbagi teknologi jet-drone dengan Korea Utara, bikin Ukraina kewalahan"
Posting Komentar