Menko Yusril: Pendidikan jadi jembatan penguat hubungan RI-Malaysia
Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya berdampak pada peningkatan sumber daya manusia, tetapi juga memperkuat hubungan Indonesia dengan Malaysia.
Yusril menegaskan hubungan Indonesia dan Malaysia tidak hanya dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga melalui interaksi generasi muda kedua negara.
“Karena itu, generasi muda didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas pengetahuan, serta mengambil peran dalam mendorong kemajuan peradaban dan pembangunan bangsa,” ujar Yusril saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Hal itu juga disampaikan Yusril dalam kegiatan Gala Dinner of Malaysia’s BEST SPM Talents Trip to Indonesia di Jakarta, Selasa (2/6), yang juga dihadiri Dato’ Zuraidi Rahim
Menurut dia, pendidikan menjadi sarana penting dalam memperkuat persahabatan kedua bangsa sekaligus membangun masa depan yang lebih baik.
Yusril berharap para peserta program Malaysia’s BEST SPM Talents Trip to Indonesia dapat memanfaatkan kunjungan untuk mengenal Indonesia lebih dekat, memperluas wawasan, dan membangun jejaring yang bermanfaat bagi pengembangan sumber daya manusia di masa depan.
Ia juga mendorong pelajar untuk mengembangkan potensi diri dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Dalam kesempatan tersebut, Yusril memperkenalkan sejarah dan keberagaman Indonesia, khususnya Jakarta, yang berkembang dari Jayakarta dan Batavia hingga menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan kebudayaan nasional.
Ia menjelaskan keberagaman etnis, budaya, dan agama menjadi kekuatan yang membentuk identitas Indonesia sebagai bangsa majemuk.
Yusril juga menyebut kedekatan historis, budaya, dan bahasa menjadi modal penting hubungan Indonesia dan Malaysia. Bahasa Indonesia dan bahasa Melayu, kata dia, memiliki akar yang sama dan menjadi penghubung masyarakat di kawasan Asia Tenggara.
Mantan Menteri Sekretaris Negara itu turut membagikan pengalamannya menempuh pendidikan di Malaysia yang menurutnya memperluas wawasan serta memperkuat pemahaman tentang pentingnya pendidikan dalam membangun karakter dan hubungan antarmasyarakat lintas negara.
Program Malaysia’s BEST SPM Talents Trip to Indonesia diikuti oleh pelajar berprestasi Malaysia sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan pendidikan, memperkuat pertukaran budaya, dan mempererat hubungan antargenerasi muda kedua negara.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kerja sama pendidikan, pertukaran budaya, dan pengembangan sumber daya manusia antara Indonesia dan Malaysia semakin kuat serta berkontribusi pada hubungan bilateral yang lebih inklusif dan berdaya saing.
0 Response to "Menko Yusril: Pendidikan jadi jembatan penguat hubungan RI-Malaysia"
Posting Komentar